Home | Warta | HISADA : Kuatkan Kaderisasi Untuk NKRI

HISADA : Kuatkan Kaderisasi Untuk NKRI

INDRAMAYU – Himpunan santri dan Pemuda Desa Kiajaran Kulon (Hisada) adalah wadah bagi para generasi yang berada di pantura Indramayu, nama Hisada sendiri telah lama di kenal oleh berbagai kalangan masyarakat sejak tahun 2010 lalu karena eksistensinya dalam membangun keberlangsungan dan kemajuan generasi nahdliyin di wilayah pantura Indramayu.

Ketua Hisada Ibrahim di dampingi penasihat Hamim Nizam menerangkan bahwa Hisada adalah wadah bagi generasi yang berpusat di desa Kiajaran Kulon Kecamatan Lohbener yang fokus dalam kaderisasi “Hisada itu wadah generasi muda, mungkin bisa di katakan sebagai kawah candra dimuka di wilayah Kecamatan Lohbener pantura Indramayu, sedangkan out put dari Hisada adalah menjadikan regenerasi yang akan menakhodai struktural nahdliyin, namun saat ini Hisada memfokuskan kadernya untuk di persiapkan masuk dalam GP. Ansor dan juga Fatayat, mulai dari tingkat Ranting, Pimpinan Anak Cabang (PAC) hingga tingkat Pimpinan Cabang (PC), karena wajib hukumnya bagi setiap kader Hisada masuk dalam jajaran strukural kenahdliyinan, dan setiap kader Hisada di harapkan mampu menjadi pelaku aktif serta militan dalam membangun Nahdlatul Ulama ketika dimanapun mereka berada” ucapnya.

Penasihat Hisada Hamim Nizam yang juga sebagai sekjen PAC. Ansor Lohbener dalam keteranganya menyatakan bangga dengan hadirnya Hisada, apalagi saat ini sedang di bangun penguatan kaderisasi yang melibatkan banyak pihak “Alhmdulillah Hisada saat ini sudah terlihat hasilnya, kami berharap secara kuantitas, kader aktif Hisada harus berjumlah ratusan dalam kurun setahun yang akan datang, dan secara kualitas kader Hisada harus mampu duduk pada wilayah struktur kenahdliyinan, untuk itu saat ini kami telah berusaha keras dalam memupuk dan mempelopori generasi melalui berbagai macam gerakan, dari mulai gerakan ayo mondok, gerakan cinta kiyai dan ulama, serta gerakan cinta NKRI.

Hamim Nizam juga menambahkan bahwa saat ini Hisada sedang fokus mempersiapkan kadernya untuk masuk ke GP. Ansor dan Fatayat, karena kedua Badan Otonom (Banom) tersebut di anggap sesuai dengan pola gerakan yang di inginkan oleh Hisada” terangnya.

Pada momentum kali ini, Hisada tengah menyiapkan diri atas intruksi yang telah di sampaikan oleh PBNU dan PCNU Indramayu dalam pelaksanaan Hari Santri Nasional (HSN) yang akan di helat pada 22 Oktober yang akan datang.