Home | Islam Kita | Canda ala Santri

Canda ala Santri

Udin Pindah Ngaji

madrasah

Madrasah Miftahussa’adah adalah madrasah yang sangat digemari oleh masyarakat kampung Ciceret, Desa Ciapus, Kecamatan Banjaran. Ustad Asep adalah salah satu pengajar di Madrasah tersebut yang paling bijak dan disegani santrinya. Suatu ketika ustad Abdul yang berada di Madrasah Al-Rahman Kiangroke menyuruh Udin supaya ikut ngaji di Madrasahnya Ust Asep, dengan harapan agar daya Intelektual dan keberkahan ilmunya terus bertambah. Dan ...

Read More »

“CARA MELIHAT JIN YANG MENEMPEL PADA TUBUH KITA”

jin, humor

Saat ini sedang ramai diperbincangkan di sosial media mengenai jin yang selalu membantu manusia dalam beraktifitas sehari-hari. namun kita belum barang tentu dapat melihatnya dengan sempurna. Beginilah Cara Melihat Jin Yang Menempel Di Badan kita. Sangat Megejutkan! Tapi sayangnya kita sendiri lupa untuk berpikir apakah sesungguhnya tanpa sadar kita juga ditempeli oleh Jin tertentu?   Nah… mungkin sebaiknya kita juga ...

Read More »

Udin Hafal Do’a Hendak Tidur

Ustadz Abdul yang sehari-harinya mengajar di Miftaahussa’adah sekarang disuruh mengajar di Madrasah Al-Rahman Kiangroke oleh Ustadz Miftah (sesepuh pesantren) karena disana kekurangan tenaga pengajar. Hari ini (jum’at) ustadz abdul mengajar kelas dua yang mayoritas anak-anak kecil yang masih polos dan jujur. Ustadz Abdul masuk kelas dan mengawalinya dengan membaca do’a sebelum belajar secara bersama-sama. Setelah itu Ustadz Abdul berkata: “Anak-anak ...

Read More »

Udin Oh Udin

  Udin yang asli orang Sunda, sedang berlibur ke Jakarta. Dia keliling Jakarta dengan naik metromini. Dia mengamati segala yang terjadi di dalam metromini. Termasuk kernet,supir dan  penumpang bus. Tak lama kemudian kernet bicara “Dirman.. Dirman.. Dirman..” (tanda bahwa bus sampai di jl Sudirman). Lalu seorang penumpang laki-laki teriak  “kiri..!. Dan turunlah penumpang tersebut.. Selang berapa lama kernet berteriak “Kartini.. ...

Read More »

Udin Bayar SPP

Udin Humor

  Udin adalah murid Pa Abdul yang giat, polos dan kurang dalam pemahaman materi ,  hingga sudah dua tahun ini udin tidak naik kelas. Udin : Pa Ustadz, kenapa saya tahun ini tidak naik kelas? Padahal saya selalu bayar SPP dan tak pernah bolos..! Ustadz: Udin itu anak bapak yang paling disayangi, makanya bapak ingin udin masuk lagi di kelas ...

Read More »

Do’a

Padang, suatu hari di tahun 2002. Acara ceramah tunggal K.H. Abdurrahman Wahid dihadapan kader-kader PKB dan jajaran pengurus NU se Sumatera Barat ditutup dengan doa yang dipimpin oleh seorang tokoh setempat. “Alfaatihah!” tokoh itu memulai dengan seruan, lalu disusul bacaan doanya, “Allahumma aushil tsawaaba maa qoro’naa ilaa hadlroti ruuhi Kiyai Abdurrahman Wahid. Allahummaghfir lahu warhamhu wa’aafihi wa’fu ‘anhu..” Takut menyinggung ...

Read More »

Sepak Bola Mbeling Atawa Sepak Bola Jagoan

Di Pondok Lirboyo, Gus Kholil adalah saudara seperguruannya Gus Idris dan Gus Makshum, pendekar-pendekar kanuragan kelas wahid. Maka ketika pindah ke Krapyak, ia pun menjadi jagoan langka tanding, karena di Krapyak itu kebanyakan santrinya intelek yang lembek-lembek. Pada pertandingan sepak bola antar-santri suatu kali, seorang pemain timnya diganjal keras oleh pemain lawan. Setia kawan, Gus Kholil yang kapten kesebelasan pun ...

Read More »

Pangestune Sopir

Kyai Mu’adz Thohir jelas tidak gawok saat tamu saya pamit sambil bilang, “Pangestunipun (mohon restunya), Gus”. Yah, begitulah… dia minta pangestu saya. “Jangan tergesa-gesa besar kepala”, kata Kyai Mu’adz, “sampeyan masih kalah jauh dari sopirnya Kyai Sahal”. “Kok bisa?” saya setengah tak terima. “Yang minta pangestu sampeyan paling cuma orang-orang kampung macam tadi. Mana pernah ada kyai minta pangestu sampeyan?” ...

Read More »

Menunda Kematian

Dekat-dekat menjelang Muktamar NU ke-28 tahun 1989 di Yogyakarta, Mbah Kiyai Hamid Kajoran jatuh sakit. Mbah Lim (Kiyai Muslim Rivai Imampuro, Klaten) mengajak Gus Dur menengok ke kediaman beliau. “Aku tak mati yo, Lim…” (Aku mau mati nih, Lim), kata Mbah Hamid. “Ndak bisa ndak bisa ndak bisa….”, Mbah Lim dengan gayanya yang khas, “mau Muktamar kok mati… enak aja…” ...

Read More »

Haji Pramuka

Kyai Maimoen Zubair, Sarang, adalah satu dari yang teramat langka diantara kiyai-kiyai sepuh. Dalam usia sepuhnya, beliau masih sangat aktif, baik secara intelektual maupun fisik. Biasanya, setiap tahun biro-biro penyelenggara haji-plus (haji dengan fasilitas mewah) berebut memberangkatkan beliau sebagai pembawa daya tarik bagi calon-calon haji lainnya. Entah sejak kapan beliau berangkat menunaikan ibadah haji setiap tahunnya dengan fasilitas mewah tapi ...

Read More »

Responsive WordPress Theme Freetheme wordpress magazine responsive freetheme wordpress news responsive freeWORDPRESS PLUGIN PREMIUM FREEDownload theme free